Laman

Kamis, 26 Mei 2011

8 Tipe Kepribadian Ini Pengaruhi Kesehatan


Dapatkah tipe kepribadian seseorang mengungkap semua hal tentang kesehatannya? Jawabannya adalah ya! Pasalnya, terdapat banyak bukti yang mengindikasikan bahwa karakter dapat memengaruhi kualitas kesehatan seseorang.
"Kepribadian merupakan hasil dari pengaruh gen dan lingkungan.  Dengan mengetahui Anda termasuk karakter mana bukan tidak berarti akan mengidap sejenis penyakit tertentu seperti jantung misalnya, tetapi setidaknya menjadi waspada akan risiko kesehatan," ungkap Dr Martin Hagger, pakar psikologi kesehatan dari Universitas Nottingham dan Universitas Curtin, Australia.
Manfaat positif lainnya, kata Hagger, Anda juga memeroleh kesempatan mengenal dan menganalisis aspek yang kurang sehat dalam karakter Anda, seperti kebiasaan merokok atau minum alkohol.
Berikut adalah beberapa tipe kepribadian seseorang beserta kondisi kesehatan yang biasa dikaitkan dengan karakternya :
1. Tipe Periang, Optimistis
Mereka yang masuk kategori ini biasanya punya pandangan yang luas akan kehidupan, tetapi mereka yang optimistis cenderung kelebihan berat badan.
Para ahli dari Doshisha University di Kyoto, Jepang, meneliti pria dan wanita obesitas yang sedang menjalani program pelangsingan termasuk konseling, latihan olahraga dan pengaturan nutrisi.
Peneliti menemukan, mereka yang pikirannya paling positif justru mencatat penurunan berat badan paling sedikit.  Diduga, dengan melihat sisi terang membuat pasien tidak terlalu peduli akan berat badannya dan selalu terjebak dalam godaan.
Sementara itu temuan peneliti  Universitas California AS menunjukkan, rasa percayaan diri mengatasi kesulitan hidup serta kerelaan justru dapat memicu risiko lebih besar.  Hal ini juga dapat menjelaskan mengapa mereka berkarakter periang relatif meninggal di usia muda.
Psikolog Dr Howard S. Friedman menganalisa data lebih dari  1.500 anak usia 10 tahun dan memantau perkembangannya hingga usia dewasa. "Mereka yang punya selera humor saat anak-anak rata-rata berumur pendek dibandingkan mereka yang kurang riang ." Riset lain di Universitas Stanford menemukan bahwa anak-anak tipe periang memiliki kecenderungan melakoni hobi yang lebih berisiko
2. Tipe Cemas
Para ahli di Universitas Descartes, Paris, dan Centre for Addiction and Mental Health, Toronto, Kanada, menemukan mereka yang berkepribadian needy  (terlalu berharap) lima kali berisiko mengidap masalah pencernaan seperti tukak lambung.
Orang yang dependen dan secara emosional kurang stabil juga cenderung merokok dan minum alkohol, punya kebiasaan makan tidak teratur dan gangguan tidur.  Semua kebiasaan itu dapat memicu rata-rata produksi asam lambung menjadi tinggi sehingga memicu tukak lambung.
Tingginya kadar hormom stres kortisol juga dapat memicu sakit kepala, jerawat dan infeksi kandung kemih.
Kabar baiknya? Mereka yang bertipe cemas ini lebih banyak melakukan seks, menurut sebuah penelitian dari Sheffield University, Inggris.
"Wanita yang bermasalah neurotik cenderung punya lebih banyak pasangan untuk hubungan jangka pendek, yang mengindikasikan adanya hubungan antara gairah seks mereka  dan kepribadian," Dr Virpi Lummaa, dari Departmen Ilmu Tumbuhan dan Binatang di  Inggris
Hal ini mungkin terjadi karena ketakutan akan tidak menemukan orang yang tepat atau gagal bereproduksi membuat mereka lebih sering melakukan hubungan seks dengan lebih banyak pasangan.
3. Tipe Sensitif
Pria yang tipenya cenderung seperti wanita — simpatik dan pengiba  — memiliki kadar stres yang lebih rendah dan berisiko lebih kecil mengalami serangan jantung, menurut sebuah riset di Universitas Glasgow Skotlandia.
Dalam riset itu, para pria diberikan nilai ‘maskulinitas’ dan ‘kewanitaan’ berdasarkan perilakunya seperti kemampuan memimpin, keteladanan, agresi, pengambilan risiko, afeksi, rasa belas kasih dan sensitivitas pada kebutuhan orang lain.
Penelitian menemukan, kecenderungan atau risiko pria mengidap penyakit jantung kronis mengalami penurunan seiring dengan nilai 'kewanitaan'.  Para ahli menyatakan, keterlibatan mereka dalam perasaan menyebabkan para pria lebih dapat menyampaikan emosinya dan memeroleh dukungan  termasuk berkonsultasi ke dokter.
4. Tipe Argumentatif
Permusuhan (hostile) dan perilaku agresif adalah salah satu kepribadian yang tidak sehat. Dalam studi terhadap 448 wanita yang menjalani pusat skrining payudara di Oncological Hospital of Kifissia, Athena, terungkap bahwa tipe perempuan tipe hostile cenderung mengidap kanker payudara.
Penelitian lain terhadap 61 pria yang mengidap kanker colon oleh ilmuwan di Creighton University School of Medicine, Nebraska, menemukan  peningkatan risiko yang serupa.  Diduga bahwa permusuhan dan amarah menghambat efektivitas sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat tubuh lebih rentan sakit.
Amarah juga memberi 50 persen peningkatan risiko memburuknya kesehatan, kata peneliti dari Mount Sinai School of Medicine di New York. Orang yang marah merespon stres dengan lebih cepat dan kuat baik secara mental maupun fisilogis, sehingga meingkatkan tensi darah dan detak jantung — menyebabkan  kerusakan pada sistem kardiovaskuler.
5. Tipe Ramah
Menurut riset para ahli di Universitas Milan, pria berkepribadian ekstrovert berisiko lebih rendah mengidap sakit jantung. Mereka juga tidak mudah terkena infeksi dan lebih cepat pulih dari penyakit.
Hal ini terjadi akibat menurunya hormon stres, pasalnya  - para ekstrovert mampu mengatasi ancaman terhadap dirinya dengan lebih baik. Dan jika mereka merasa memiliki masalah kesehatan, mereka akan mengungkapkannya.  Pria yang ekstrovert juga cenderung punya lebih banyak anak.
6. Pemalu
Menurut penelitian, mereka yang punya sifat pemalu  50 persen berisiko lebih besar mengidap sakit jantung. Peneliti dari  Universitas Northwestern Chicago yang melakukan studi selama 30 tahun menyatakan hal ini disebabkan para pemalu cenderung memilih hidupnya terlindungi sehingga bila menemukan situasi baru menjadi lebih mudal stres.
Tipe pemalu juga lebih rentan terhadap infeksi virus seperti selesma yang lebih banyak dipicu akibat stres, menurut peneliti dari Universitas California.
"Tampaknya orang yang sensitif menjadi mudah merespon  stres lebih kuat ketimbang mereka cuek," kata Bruce Naliboff salah seorang peneliti.
7. Tipe Bodoh
Rendahnya IQ berhubungan dengan risiko yang lebih besar mengalami kecemasan, demensia dan gangguan stres pascatrauma, kata  peneliti dari Universitas Edinburgh.
Selain itu, riset yang dilakukan peneliti dari Harvard School of Public Health  terhadap anak-anak dengan  IQ  rendah menemukan peningkatan risiko depresi dan skizofrenia.
Salah satu teorinya sederhana : orang yang intelejensianya rendah butuh waktu lebih lama memahami pentingnya hidup sehat. Rendahnya IQ anak juga mengancam anak-anak menjadi rentan terhadap beberapa jenis gangguan mental.
8. Tipe 'Virtuous' (berbudi baik)
Seperti yang diharapkan, mereka yang teliti akan menuai manfaat dari sisi kesehatan, ungap penelitian dari University of Edinburgh and the Social and Public Health Sciences Unit di Glasgow.
Mereka yang memiliki tipe ini cenderung terhindar dari semua jenis penyakit seperti diabetes, hernia, masalah tulang, strok bahkan Alzheimer
Hasil tinjauan dari sekitar 190 riset menunjukkan bahwa orang yang teliti melakukan perilaku konsisten yang mendukung kesehatan, seperti rutin berolahraga dan diet makanan sehat.
Sumber : health.Kompas.com

Orang Ekstrovert Lebih Bahagia


 Orang-orang berkepribadian terbuka alias ekstrovert sebenarnya adalah orang yang berbahagia. Kebahagiaan tersebut ternyata berawal dari ingatan mereka akan masa lalu.
Menurut penelitian, si ekstrovert biasanya lebih mengingat hal-hal positif dari masa lalunya dibanding orang dengan kepribadian lainnya. Jurang kebahagiaan antara orang yang ekstrovert terutama terlihat dengan orang yang berkepribadian nerotik yang memiliki ciri pencemas dan mudah marah.
"Kami menemukan orang yang sangat ekstrovert sangat bahagia dengan hidupnya karena mereka lebih menyimpan kenangan-kenangan positif dan lebih sedikit memiliki pikiran negatif serta penyesalan," kata Ryan Howell, psikolog dari San Francisco State University.
Sementara itu, orang berkepribadian nerotik memiliki pandangan akan masa lalu yang bertolak belakang dengan si ekstrovert. Akibatnya mereka pun sering merasa tak bahagia.
Howell dan timnya mewawancara 754 mahasiswa tentang kepribadian, kepuasan hidup dan memori personal. Hasilnya diketahui orang yang ekstrovert, yang ditandai dengan penuh energi dan lebih suka ditemani orang lain, lebih sering mengingat hal-hal menyenangkan dari masa lalunya ketimbang memori yang membuat sedih.
Melihat masa lalu dengan positif ternyata sangat berkaitan dengan kepuasan hidup seseorang. Untuk orang bertipe nerotik, makin banyak memori negatif dari masa lalunya, makin hidupnya jauh dari bahagia.
Meski kepribadian sulit untuk diubah, namun menurut Howell kita masih bisa mengubah cara pandang kita. "Melupakan hal-hal negatif dan menggantinya dengan hal yang positif bisa meningkatkan kepuasan hidup," katanya.

Sabtu, 21 Mei 2011

Inilah Cara Mempertajam 8 Inteligensia Anda


Prof Howard Gardner dari Harvard University menyebutkan bahwa inteligensia manusia meliputi inteligensia linguistik, logis matematis, visual spatial, kinestetik, musikal, naturalis, interpersonal, dan intrapersonal.  
 
Kedelapan inteligensia ini bisa dan perlu dilatih sehingga otak kita bisa bekerja optimal.  Semua jenis inteligensia ini bisa dioptimalkan dengan latihan banyak hal yang berbeda-beda. Pemanfaatan delapan inteligensia ini berarti menyeimbangkan kemampuan otak kanan dan kiri.  

1.    Inteligensia linguistik. Dipertajam dengan banyak membaca, melakukan permainan kata, misalnya pelesetan, berpuisi, berlatih diskusi, dan mengungkapkan sesuatu.

2.    Inteligensia logis matematis.Dimaksimalkan dengan membuat rencana rinci anggaran belanja dan pendapatan pribadi, keluarga, atau perusahaan, menghitung setiap ada kesempatan atau apa pun latihan daya ingat yang terkait dengan bilangan.

3.    Inteligensia visual spasial. Diasah dengan latihan mencorat-coret, menggambar, membaca peta, bermain jigsaw, membongkar benda dan memasang kembali, melakukan apresiasi seni, membuat diagram saat menjelaskan gagasan, membuat denah daerah atau rumah.

4.    Inteligensia kinestetik. Ditempa dengan melakukan olah fisik secara teratur, membuat prakarya, berlatih menari atau berdansa, berlatih mengekspresikan diri dengan gerakan tangan atau bahasa tubuh lain.

5.    Inteligensia musik. Dikembangkan dengan berlatih memainkan alat musik, menyanyi dengan suara tidak sumbang, mengingat irama lagu, bersiul atau menggumamkan irama lagu, mengingat bunyi tertentu.

6.    Inteligensia naturalis. Dilatih dengan mencintai binatang, mengenal berbagai nama jenis pohon, bunga, tanaman, mempelajari cara kerja tubuh, kehidupan margasatwa, meminati isu-isu sosial, psikologi, biologi, ekologi, dan mempelajarinya.

7.    Inteligensia interpersonal. Dikembangkan dengan bergaul, meminati olahraga tim seperti sepak bola, basket, bridge, membina persahabatan, berlatih berorganisasi, belajar bekerja sama dengan orang lain. 

8.    Inteligensia intrapersonal. Dilatih dengan mencari waktu untuk menyendiri, merefleksikan hidup, mengembangkan minat dan hobi, mencoba memahami diri, menetapkan visi dan misi pribadi, mengikuti berbagai latihan untuk mengembangkan diri.  

Melatih otak tidak sekadar mengingat. Justru dengan berbagai macam kegiatan yang kita jalani setiap hari, otak akan semakin berkembang karena otak adalah pusat aktivitas dan hidup manusia.  Aktiflah selalu, makin aktif makin encer otak Anda.

Selasa, 17 Mei 2011

Selama Ini Masyarakat Salahkan PT KAI


Target pemerintah agar PT Kereta Api Indonesia (KAI) mampu mengangkut 1,2 juta penumpang per hari pada tahun 2019 rupanya membawa persoalan lain. Untuk menampung jumlah yang besar itu, PT KAI perlu mengadakan sekitar 1.440 gerbong kereta. Padahal, saat ini KAI hanya memiliki 386 unit gerbong.
Sekretaris Perusahaan PT KRL Commuter Jabodetabek (KCJ) Makmur Syaheran mengatakan, persoalan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab PT KAI. "Kami meminta Pemprov DKI untuk membantu kami membuat underpass atau fly over di pintu-pintu pelintasan kereta," ucap Makmur, Senin (16/5/2011), saat dihubungi wartawan.Kalaupun nantinya PT KAI mampu memenuhi target pemerintah tersebut, dampak lain akan timbul di jalan raya. Dengan dipenuhinya gerbong kereta sebanyak 1.440 unit itu, bisa dipastikan pintu lintasan kereta tidak akan pernah terbuka bagi arus kendaraan yang lain. Kemacetan bisa jadi justru kembali terjadi.
Hal itu, lanjutnya, akan mampu mengurangi kemacetan di jalan raya. Pengguna kendaraan pribadi bisa beralih ke kereta api dan arus kereta api di lintasan juga tidak akan menghambat lalu lintas angkutan lainnya. Saat ini tercatat ada 85 pintu pelintasan yang ditengarai menjadi salah satu penyebab kemacetan.
"Apalagi kalau pada tahun 2019 itu tetap enggak ada underpass atau fly over, maka pintu pelintasan itu bisa-bisa enggak akan terbuka karena jarak antarkereta nantinya bisa sangat dekat," ucap Makmur.
Hingga tahun 2011, KRL Jabodetabek terdiri dari 386 unit gerbong, rentang waktu antar-rangkaian kereta mencapai 15-20 menit. Apabila pada tahun 2019 PT KAI mampu mengoperasikan 1.440 unit gerbong, maka rentang waktu antar-rangkaian kereta hanya 5 menit.
"Jadi, ini tidak hanya tugas PT KAI, tapi juga tugas pemerintah daerah baik pemda Tangerang, Banten, maupun Jakarta," ujarnya.
Kepala Humas PT KAI Daops I Mateta Rizalulhaq mengatakan, selama ini masyarakat hanya menyalahkan PT KAI atas pelayanan yang belum memuaskan selama ini.
"Padahal, kalau untuk mengadakan kereta itu urusannya macam-macam, mulai dari pintu pelintasan sampai kebutuhan daya listrik," ucap Mateta.
Dengan kekuatan armada KRL Jabodetabek saat ini, PT KAI memerlukan sekitar 86 megawatt listrik. "Tahun ini kami berencana tambah 130 unit gerbong. Nah, butuh tambahan listrik juga," lanjut Makmur.
Makmur mengungkapkan, pada bulan Oktober 2011, sebanyak 130 unit gerbong baru akan dioperasikan. Ditambah dengan jumlah yang ada saat ini, maka jumlah gerbong mencapai 513 unit.
"Untuk jumlah itu, perlu sekitar 100 megawatt tahun ini. Jadi soal kereta api ini bukan hanya tanggung jawab KAI, kami juga butuh bantuan dari pemda, pemerintah pusat, dan PLN," kata Mateta.



Sumber : KOMPAS.COM

Minggu, 08 Mei 2011

Pengarahan dan Pembinaan Petugas GK Thn

Bpk. Zakaria selaku ketua Koperasi yang bertanggung jawab atas pegawainya yang bertugas di GK Thn dan Bpk. Iskandar yang mewakili Manajemen PT Kereta Api Indonesia SubDivre III 2 Tnk, pada hari jum'at 06 Mei 2011 mengadakan pengarahan dan pembinaan terhadap pegawai yang bertugas di Griya Karya Tarahan.
Adapun maksud dan tujuan diadakannya ini adalah agar pegawai/petugas dalam menjalankan tugasnya dapat se profesional mungkin, sehingga bagi yang di layani merasa nyaman dan tidak kecewa saat berada di GK Thn, khususnya crew KA.
Bpk Zakaria di kesempatan ini mengingatkan kembali  kepada para pegawai agar saling mendukung dan kerjasama yang baik antar pegawai/petugas, agar tidak terjadi miskomunikasi atau saling menyalahkan.

Selanjutnya pada kesempatan tanya jawab, petugas menanyakan masalah seragam yang saat ini baru dapat 1 stel. Idealnya seragam minimal 2 stel. " Ya nanti akan kami tindak lanjuti",kata Pak Zakaria menjawab pertanyaan yang ditujukannya.
Untuk masalah di GK, petugas mengusulkan agar di sediakan obat untuk membasmi ilalang/rumput berikut alatnya. Pak Iskandar selaku yang mewakili dari manajemen akan menyanggupinya.

Selain usulan dan masukan, di kesempatan tanya jawab ini, petugas juga menanyakan bagaimana seharusnya bersikap bila ada pegawai yang marah2 baik langsung maupun via telepon.
Dalam hal ini Pak Iskandar mengatakan agar dilihat dulu kronologis permasalahannya. Yang untuk selanjutnya di konsultasikan ke manajer GK dan bila memang diperlukan dapat diteruskan ke Pak Zakaria atau Pak Iskandar.

Semoga dengan adanya pengarahan dan pembinaan ini, kami selaku pegawai/petugas dan pengurus yang ada di Griya ini dapat meningkatkan dan memaksimalkan kinerja kami, yang tentunya tidak luput dari dukungan manajemen dan koperasi selaku induk pegawainya.

Rabu, 04 Mei 2011

CUKUP.....????


Ada Cerita, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib.
Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya.


Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang
diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si
petani mengucapkan kata "cukup".

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di
depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu.
Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana.

Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya,
seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih
kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum
cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani
itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata
cukup.

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata
"cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup?
Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan
kerja kerasnya.
Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah
target.
Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang
pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati.
Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup?

Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya.

Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang
yang bisa mensyukuri.

Tak Perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya

"Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri.
Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima,
bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia
membuat kita sulit berkata cukup.

Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini,
maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.

Belajarlah untuk berkata "Cukup"



Sumber : BS Kumpulan cerita unik dan aneh