Berikut adalah hal-hal penting mengenai etika di meja makan :
1. Perhatikan kata-kata dan nada bicara Anda
Gunakan magic word,seperti 'please' dan 'thank you'. Saat membutuhkan bantuan pelayan untuk meminta sendok, jangan lupa mengucapkan kata 'tolong', dan jangan lupa mengucapkan kata 'terima kasih,' ketika makanan disajikan di atas meja atau saat pelayan mengantarkan alat makan yang Anda minta.
Jangan bicara dengan mulut penuh dengan makanan
Jangan bersendawa, batuk, bersin, atau menguap di meja makan. Jika mulai terdapat gejala bersin misalnya, mintalah ijin meninggalkan meja makan, dan lakukan di toilet. Begitupun saat harus menerima telepon penting, mintalah ijin meninggalkan ruangan. Jangan pernah menerima telepon di meja makan atau meletakkan ponsel di atas meja.
2.Gunakan alat makan dengan benar
Saat duduk, Anda akan menghadapi lebih dari satu alat makan. Cara paling mudah adalah menggunakan dari bagian terluar hingga bagian terdalam.
Biasanya, di meja sebelah kiri luar terdapat dessert fork dan dinner fork. Kemudian bagian kanan paling kiri dari luar ke dalam terdapat dinner knife, soup spoon, dan palingujung kanan adalah dessert knife.
Pisau yang diletakkan di atas piring adalah bread & butter spreader untuk roti sebagai makanan pembuka. Sementara sendok di depan Anda yang diletakkan paling atas digunakan untuk makanan penutup atau dessert spoon. Untuk tea spoon biasanya sudah diletakkan berpasangan dengan cangkir.
Gelas Wine biasanya tersedia. Bila tak meminum wine, Anda bisa membalikkan gelas untuk menunjukkan bahwa Anda tak minum. Atau anda bisa meminta pelayan yang hendak menuangkan wine untuk mengangkat gelas.
Anda boleh meminta alat makan pengganti bila alat makan anda jatuh.
Yang tak boleh dilakukan adalah memainkan alat makan, membunyikan gelas atau memindah-mindahkan posisinya.
3.Panggil pelayan dengan sopan
Jangan memanggil pelayan dengan membunyikan alat makan, tepuk tangan, atau melambaikan tangan berkali-kali. Cara yang sopan adalah berdiri (dalam jamuan makan malam besar), menengok ke kanan atau kiri, atau menyalakan lighter (jamuan makan dengan suasana gelap ala kafe).
4.Perhatikan Cara Duduk Anda
Ladies First. Perempuan akan dipersilakan duduk lebih dulu. Sebelum dipersilakan duduk, berdirilah di sebelah kiri kursi.
Jangan bersandar dengan posisi berselonjor ketika duduk. Jangan pula membungkuk meski punggung bersandar ke kursi.
Jaga jarak duduk dengan meja. Jangan terlalu jauh, jangan juga terlalu dekat. Kalau terlalu dekat, siku Anda bisa menyenggol teman di samping. Sedangkan jika terlalu jauh akan merepotkan Anda saat mengambil makanan.
Posisi duduk dalam jamuan makan biasanya sudah diatur tuan rumah. Sebaiknya jangan bertukar kursi dengan orang lain.
5.Gunakan Serbet dengan benar
Fungsi serbet adalah untuk mengelap mulut Anda, bukan untuk mengelap peralatan makan atau gigi Anda.
Jika ingin permisi ke toilet, letakkan serbet di sandaran kursi. Ini tandanya Anda akan kembali lagi ke meja makan.
Jika Anda meletakkan serbet di meja makan, ini petanda Anda sudah selesai dan akan meninggalkan meja dan ruang makan.
6.Makanlah dengan tenang
Lepaskan topi dan jaket Anda saat makan. Jangan merokok, mengaplikasikan make-up atau lipstik di meja makan. Jangan pula menggunakan tusuk gigi. Sebaiknya permisi ke toilet jika ingin membersihkan makanan yang tersangkut di gigi dan membuat tak nyaman.
Jangan menggunakan sabun pembersih tangan instan. Sebaiknya bersihkan tangan Anda di toilet. Makanlah ketika sudah dipersilakan. Sebisa mungkin jangan menimbulkan suara, jangan pula memindahkan makanan, atau memberikan makanan Anda kepada teman karena Anda tak menyukainya. Bila anda tak menyukai makanan tertentu, jangan dimakan.
Jangan meminta tambahan bumbu. Tuan rumah bisa merasa tersinggung karena makanannya dianggap kurang enak.
Aturlah emosi ketika menelan, memotong dan mengunyah makanan. Sebisa mungkin anda tidak dalam keadaan sangat lapar ketika menghadiri jamuan makan.
Waktu menikmati sup yang panas, sebaiknya jangan ditiup, melainkan aduk sup dengan sendok ke arah luar. Jangan terlalu banyak menyendok sup agar lebih cepat dingin sebelum memakannya.
Jangan tinggalkan noda lipstik di gelas anda. Pilihlah lipstik tahan air.ika sudah selesai makan, letakkan sendok, garpu atau pisau terbuka ke arah atas dengan posisi di pukul empat dan terbuka ke atas. Ini menandakan Anda sudah selesai makan dan piring siap diangkat.
7.Meninggalkan ruangan dengan sopan
Tunggu sinyal yang menandakan jamuan makan selesai sebelum Anda meninggalkan meja makan dan ruangan. Ladies first kembali berlaku. Perempuan dipersilakan meninggalkan meja lebih dahulu.
Tinggalkan kesan profesional saat meninggalkan meja makan dengan berpamitan dan bersikap ramah pada tuan rumah.
Sumber : WWW.Whooila.com
Laman
Rabu, 29 Desember 2010
Selasa, 28 Desember 2010
Lemari obat
Lemari obat yang lama
Lemari obat yang baru
Untuk peningkatan pelayanan kesehatan,unit kesehatan mengganti salah satu inventarisnya (lemari obat) yang sudah tidak layak dengan yang baru. Ini diharapkan dapat menambah gairah dan semangat kerja petugas kesehatan yang bertugas di Griya di samping juga meningkatkankan dalam pelayanannya kepada pegawai umumnya dan kru KA khususnya.
Minggu, 26 Desember 2010
Lemari buku
Pengadaan lemari buku ini di maksudkan agar nantinya dapat di jadikan
sebagai pendukung diadakannya perpustakaan kecil di lingkungan Griya Karya Tarahan.
Adapun maksud dan tujuannya adalah agar kru KA baik yang akan dinas maupun setelah dinas dapat memanfaatkan/membaca buku yang ada saat menunggu " KA " nya siap ( untuk kru yang akan dinas KA ),dan saat menunggu " mobil antar jemput kru KA " datang ( untuk kru KA yang selesai dinas KA.).
Selain itu fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh Pegawai selain kru KA yang kebetulan menginap/beristirahat di Griya Karya Tarahan,termasuk fasilitas kursi terapi yang ikut mendukung agar pelayanan Griya Karya Tarahan dapat semaksimal mungkin.
Harapan kami sebagai pengurus Griya, dengan adanya fasilitas ini dapat memberikan manfaat dan kenyamanan baik untuk kru KA maupun pegawai yang istirahat di Griya Karya Tarahan.
Dan kepada manajemen kami menunggu program2 selanjutnya demi peningkatan pelayanan Griya Karya yang pada akhirnya secara tidak langsung ikut mensejahterakan karyawannya.
sebagai pendukung diadakannya perpustakaan kecil di lingkungan Griya Karya Tarahan.
Adapun maksud dan tujuannya adalah agar kru KA baik yang akan dinas maupun setelah dinas dapat memanfaatkan/membaca buku yang ada saat menunggu " KA " nya siap ( untuk kru yang akan dinas KA ),dan saat menunggu " mobil antar jemput kru KA " datang ( untuk kru KA yang selesai dinas KA.).
Selain itu fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh Pegawai selain kru KA yang kebetulan menginap/beristirahat di Griya Karya Tarahan,termasuk fasilitas kursi terapi yang ikut mendukung agar pelayanan Griya Karya Tarahan dapat semaksimal mungkin.Harapan kami sebagai pengurus Griya, dengan adanya fasilitas ini dapat memberikan manfaat dan kenyamanan baik untuk kru KA maupun pegawai yang istirahat di Griya Karya Tarahan.
Dan kepada manajemen kami menunggu program2 selanjutnya demi peningkatan pelayanan Griya Karya yang pada akhirnya secara tidak langsung ikut mensejahterakan karyawannya.
Minggu, 19 Desember 2010
Mulai tanggal 16 Desenber 2010..Griya karya Tarahan di lengkapi dengan kursi Terapi,yang di maksudkan untuk Crew KA baik yang akan
dinas KA atau yang baru pulang dinas KA.
Adapun salah satu fungsinya Kursi ini adalah untuk memperlancar peredaran darah.
dinas KA atau yang baru pulang dinas KA.
Adapun salah satu fungsinya Kursi ini adalah untuk memperlancar peredaran darah.
Rabu, 03 November 2010
Sabtu, 11 September 2010
KONFLIK DALAM ORGANISASI
DEFENISI KONFLIK : " Segala bentuk interaksi yang bersifat berlawanan,bertentangan atau
bersebrangan.
Siapa saja yang terlibat konflik ?.." Setiap orang,pada saat saat tertentu "
Dapat berupa :
Konflik dalam diri masing-masing individu
Konflik antar pribadi
Konflik antar kelompok
Bentuk-bentuk konflik :
- jelas
- samar-samar
- aktif/agresif
- pasif
- abstrak
Gejala adanya konflik :
# Terjadi perselisihan.
- Mulai sering terjadi perselisihan hanya karena hal sepele misalnya lupa mengembalikan
alat kerja
- Menyapa teman kerja atau atasan tanpa senyum.
# Menghindari kontak sosial.
Antara sesama rekan kerja atau antara atasan dan bawahan " pura-pura " tidak
melihat ketika saling berpapasan.
# Adanya suasan tegang dalam bekerja.
- tidak ada yang mengobrol,semuanya diam/membisu sambil bekerja.
- karyawan yang biasanya suka membuat lelucon,kini tidak pernah terlihat tertawa di
kantor.
# Munculnya istilah baru
kata "mereka" untuk yang dianggap lawan,dan kata "kita" untuk yang dianggap
"teman"
# Munculnya rasa tidak sabar.
karyawan yang biasanya pulang belakangan.kini pulang " teng go "
# Tiba - tiba menjadi terlalu formal atau terlalu sopan
- karyawan yang biasanya mengobrol santai dengan atasannya,tiba-tiba menjadi
sangat sopan dan kaku ketika berbicara
- karyawan yang biasanya menyapa temannya dengan menyebut nama kecilnya
saja,kini menggunakan tambahan "pak" atau "bu"
# Menurunnya standar kerja
karyawan yang biasanya sangat memperhatikan kualitas kerja,kini kerjanya hanya
asal-asalan (result oriented).
# Kondisi moral yang merosot
- karyawan sering tidak masuk kerja dengan alasan sakit.
- karyawan sering mangkir pada waktu hari "kejepit"
- lebih banyak sampah tercecer tidak pada tempatnya.
- banyak coretan-coretan di wc,atau tempelan-tempelan poster.
Sumber : DIKTAT PERMASALAHAN DI TEMPAT KERJA DAN KIAT
MENGATASINYA
Oleh : Subastantri
Nipp : 34297
" HANDOUT PELATIHAN FUNGSIONAL TL 4 "
bersebrangan.
Siapa saja yang terlibat konflik ?.." Setiap orang,pada saat saat tertentu "
Dapat berupa :
Konflik dalam diri masing-masing individu
Konflik antar pribadi
Konflik antar kelompok
Bentuk-bentuk konflik :
- jelas
- samar-samar
- aktif/agresif
- pasif
- abstrak
Gejala adanya konflik :
# Terjadi perselisihan.
- Mulai sering terjadi perselisihan hanya karena hal sepele misalnya lupa mengembalikan
alat kerja
- Menyapa teman kerja atau atasan tanpa senyum.
# Menghindari kontak sosial.
Antara sesama rekan kerja atau antara atasan dan bawahan " pura-pura " tidak
melihat ketika saling berpapasan.
# Adanya suasan tegang dalam bekerja.
- tidak ada yang mengobrol,semuanya diam/membisu sambil bekerja.
- karyawan yang biasanya suka membuat lelucon,kini tidak pernah terlihat tertawa di
kantor.
# Munculnya istilah baru
kata "mereka" untuk yang dianggap lawan,dan kata "kita" untuk yang dianggap
"teman"
# Munculnya rasa tidak sabar.
karyawan yang biasanya pulang belakangan.kini pulang " teng go "
# Tiba - tiba menjadi terlalu formal atau terlalu sopan
- karyawan yang biasanya mengobrol santai dengan atasannya,tiba-tiba menjadi
sangat sopan dan kaku ketika berbicara
- karyawan yang biasanya menyapa temannya dengan menyebut nama kecilnya
saja,kini menggunakan tambahan "pak" atau "bu"
# Menurunnya standar kerja
karyawan yang biasanya sangat memperhatikan kualitas kerja,kini kerjanya hanya
asal-asalan (result oriented).
# Kondisi moral yang merosot
- karyawan sering tidak masuk kerja dengan alasan sakit.
- karyawan sering mangkir pada waktu hari "kejepit"
- lebih banyak sampah tercecer tidak pada tempatnya.
- banyak coretan-coretan di wc,atau tempelan-tempelan poster.
Sumber : DIKTAT PERMASALAHAN DI TEMPAT KERJA DAN KIAT
MENGATASINYA
Oleh : Subastantri
Nipp : 34297
" HANDOUT PELATIHAN FUNGSIONAL TL 4 "
Senin, 23 Agustus 2010
pembuatan alat kerja
Saat pengelasan pada saat pembuatan tempat untuk tabung oksigen agar mudah dibawa kelapangan.Alat ini sangat dibutuhkan agar memudahkan pekerjaan yang sifatnya mobile.Unit Urusan Gerbong khususnya Tarahan dalam menyiapkan/meng SO kan gerbong/rangkaian harus benar2 teliti mengingat rangkaian yang harus diperiksa sangat panjang..
Langganan:
Postingan (Atom)





.jpg)
.jpg)
.jpg)